Kenali Paving Block Beserta Jenis dan Fungsinya
Mungkin sebagian besar kalian sudah mengetahui bagaimana rupa paving block. Paving block merupakan suatu material bangunan yang menggunakan campuran semen, air, abu bata, agregat halus dan agregat kasar sebagai bahan dasarnya. Fungsi paving block adalah sebagai salah satu alternatif material pengganti aspal dan cor beton untuk pengerasan permukaan atau penutup tanah. Istilah lain dari paving block yaitu bata beton atau concrete block.
Biasanya paving block dibuat dengan sebuah mesin melalui sistem fabrikasi secara massal. Mesin yang digunakan untuk membuat paving block dirancang secara khusus agar mempunyai kekuatan getar tinggi dan mampu menghasilkan paving block yang baik dan berkualitas.
Sebenarnya para supplier yang biasa memasak paving block di pasaran mempunyai kekuatan mutu beton dan karakteristik produk yang tidak sama. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum anda memutuskan untuk mendapatkan produk ini, alangkah baiknya untuk berhati-hati Dalam menemukan supplier paving block yang benar-benar berkualitas agar pembangunan yang dihasilkan sesuai dengan keinginan, tahan lama dan tidak akan menyebabkan suatu masalah di kemudian hari.
Paving block dinilai mempunyai berbagai kelebihan dari pada bahan material lain yang digunakan sebagai alternatif penutup permukaan tanah. Keunggulan yang paling terlihat yaitu dari segi ukuran, bentuk, corak, warna dan tekstur permukaan nya. Corak warna warni pada paving block mempunyai fungsi tambahan sebagai nilai estetika pada suatu area. Bentuk dari paving block juga cukup bervariasi dengan jenis paving block atau bahan bangunan penutup tanah lainnya.
Keunggulan Paving Block
Berbagai keunggulan yang membuat paving block dilirik oleh banyak orang di antaranya:
- Paving block mempunyai kemampuan penyerapan yang cukup baik dibandingkan aspal atau beton ready mix. Biasanya penyerapan air ke dalam tanah melewati rongga saat pemasangan paving block. Hal ini justru sangat baik agar membantu menjaga keseimbangan air tanah supaya bisa menopang bangunan di sekitarnya.
Jadi walaupun pemasangan paving block kelihatannya dibuat terkunci, namun pelapis tanah tersebut mempunyai daya serap air yang tak perlu diragukan lagi. Hal ini membuat keseimbangan air tanah tetap terjaga dan paving block mampu menopang beban di atasnya. - Penggunaan paving block membantu penyerapan air di sekitar rumah agar tetap terjaga sehingga menjamin kata sediaan air tanah yang dipakai untuk keperluan sehari-hari.
- Paving block juga mempunyai berat yang relatif lebih ringan bila dibandingkan dengan aspal atau cor beton sehingga paving block bisa menjadi salah satu material penopang utama supaya pondasi pada suatu bangunan seperti rumah terjaga kestabilannya.
- Paving block sangat mudah diganti. Pada dasarnya jika telah melewati beberapa tahun, maka bahan bangunan biasanya tidak dapat bertahan sempurna, begitu juga dengan paking block. Jadi apabila paving block mengalami kerusakan atau cacat berat, maka bahan bangunan ini tidak sulit untuk diganti.
Pemiliknya bisa mengganti paving block dengan sangat mudah dan bisa dilakukan sendiri dengan cara mengangkat bagian paving block yang rusak kemudian menggantinya dengan yang baru. Jadi sebaiknya, Ketika anda memutuskan memakai paving block sebagai area lantai teras, simpanlah beberapa paving block sebagai cadangan. - Perawatan yang mudah, dalam hal perawatan paving block dinilai lebih mudah apabila dibandingkan dengan jenis pengerasan atau penutup tanah lainnya. Paving block hanya perlu disikapi dengan sabun colek dan air bersih ketika kondisinya kotor karena suatu noda seperti tanah.
Tetapi apabila kondisi paving block sudah berlumut, maka anda bisa membersihkannya dengan cara membasahinya dengan taburan semen bubuk atau menyemprotkan cairan fungisida. Hal ini bisa dilakukan dengan lebih hemat lagi jika memakai kapur bangunan yang disebarkan di atas paving block yang sudah dibasahi air. Cara tersebut sangat baik dilakukan ketika matahari sedang terik. - Harga yang relatif terjangkau. Paving block menawarkan harga pasar yang relatif lebih murah dibandingkan material pengelasan tanah lain. Tetapi ini juga bergantung pada model dan tipe paving block yang digunakan.
Biasanya harga paving block yang beredar di pasaran dipengaruhi oleh beberapa faktor. Harga paving block juga bisa semakin tinggi Jika kualitas kekuatan mutu dari beton paving block semakin baik. Jarak lokasi pengiriman paving block juga bisa mempengaruhi biaya pembelian paving block. Selain itu, umumnya pembeli bisa mendapatkan potongan harga yang lebih besar dengan memperhitungkan besarnya volume pembelian. Jadi semakin banyak Jumlah pembelian, maka bisa semakin murah harga paving block.
Baca artikel lainnya:
Paving block jakarta
Jenis-Jenis Paving Block
Paving block dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan kualitas atau karakteristik, ketebalan, warna, kegunaan, tipe, dan sumber bahan baku.
- Kualitas, kualitas paving block dapat diketahui dengan mengukur kekuatan tekan yang disebut dengan kualitas atau karakteristik (K) dengan nilai yang biasa di pasaran adalah K180-K500. Ukuran kualitas tersebut diketahui dengan mengatur perbandingan bahan baku dari pembuatan paving block. Harga paving block akan semakin mahal jika karakteristiknya semakin tinggi.
- Ketebalan, ukuran ketebalan paving block berkaitan dengan kegunaan, sebab semakin tebal maka paving block akan semakin kuat menahan beban yang menimpanya. Kegunaan paving block wajib dipahami sebelum membeli agar tidak salah pilih. Terdapat ukuran yang berlaku untuk menahan suatu beban. Hal ini bertujuan agar paving blog yang digunakan kuat dan tahan lama.
- Warna paving block, verf merupakan warna paving block yang terbuat dari zat kimia yang sifatnya alkaline sehingga mampu menahan perubahan lingkungan. Biasanya harga dari setiap warna pada paving block berbeda-beda.
- Tipe, setidaknya paving block mempunyai 6 tipe yaitu pertama paving block tipe cacing. Tipe paving inilah yang paling sering digunakan dan paling sering dijumpai. Bentuk patung cacing unik dan menarik. Tipe paving yang kedua yaitu paving trihex. Paving tipe ini cukup rumit dan cara pemasangannya hanya dapat dengan satu suara saja. Tipe paving block yang ketiga adalah tipe batang, tipe paving block ini juga paling banyak dipakai oleh pemborong, developer, kontraktor dan lain sebagainya sebab desainnya sangat sederhana dan sangat mudah dalam pemasangannya. Tipe paving block yang keempat adalah tipe exagon Bentuk paving block ini ada yang bentuk segi enam dan segi delapan. Biasanya paving block tipe ini dipakai pada daerah pemukiman hijau dan lingkungan pertamanan. Paving block yang kelima yaitu paving topi uskup, paving block jenis ini hanya dipakai sebagai pengungsi di bagian sisi pemasangan paving block tipe bata. Tipe paving block yang terakhir adalah gress block. Paving block ini kerap dipakai di area parkiran dan jalan di taman yang bertujuan mempertahankan resapan air yang tinggi.
Kunjungi artikel lainnya: Jenis paving block dan ukurannya
Demikianlah ulasan mengenai paving block beserta jenis dan fungsinya. Untuk mendapatkan paving block yang berkualitas, maka sebaiknya Anda jeli dalam memilih kriteria paving block dan pastikan material tersebut sudah memenuhi standar Badan Standardisasi Nasional atau SNI. Putra Alam Sari siap membantu kebutuhan paving block anda.
Jenis-Jenis Paving Block


